Peringkat Udayana di Asia dan Global

By
Advertisement
Peringkat Udayana di Asia dan Global InCircle Journal of Research & Development, #1 issue, December 2015 Sekilas Tentang Universitas Udayana Universitas Udayana (Universitas Udayana) juga dikenal sebagai UNUD, adalah sebuah universitas publik di Bali. Didirikan pada tanggal 29 September 1962. Nama universitas ini berasal dari Bali Raja Udayana pada abad ke-10 (Dharmodayana) dari Dinasti Warmadewa. Universitas Udayana secara resmi didirikan pada 17 Agustus 1962 dan sebagai universitas publik tertua di Provinsi Bali. Sebelumnya, sejak 29 September, 1958 di Bali sudah mendirikan Fakultas disebut Fakultas Sastra Udayana sebagai cabang dari Universitas Airlangga Surabaya. Fakultas Sastra Udayana ini merupakan cikal bakal berdirinya Universitas Udayana. Berdasarkan Keputusan Menteri PTIP No.104 / 1962, tanggal 9 Agustus 1962, Universitas Udayana secara hukum didirikan pada tanggal 17 Agustus 1962. Tapi karena kelahiran Universitas Udayana bertepatan dengan hari Deklarasi Kemerdekaan Republik Indonesia, sehingga perayaan ulang tahun Universitas Udayana ditransfer ke September 29 dengan mengambil tanggal peresmian Fakultas Sastra, yang telah berdiri sejak tahun 1958. Moto Universitas Udayana adalah “Taki-Takining Sewaka Guna Widya”, itu berarti “Kewajiban untuk semua orang untuk mengejar pengetahuan dan kebijaksanaan di tingkat tertinggi yang harus dikaitkan dengan memperbaiki kehidupan semua manusia.” Fakultas di Universitas Udayana Sejak tahun 1962, Universitas Udayana telah mengembangkan berbagai macam kursus. Pada 2015, Universitas Udayana memiliki 13 Fakultas dan Program Pascasarjana. 13 fakultas adalah: Fakultas Sastra Fakultas Kedokteran Fakultas Hukum Fakultas Teknik Fakultas Pertanian Fakultas Peternakan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Fakultas Kedokteran Hewan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Fakultas Teknologi Pertanian Fakultas Pariwisata Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Peringkat Udayana di Asia dan global Sebagai universitas publik, Udayana telah dikenal oleh salah satu universitas terbaik di Bali. Tapi, Universitas Udayana adalah bukan satu-satunya universitas. Ada ribuan universitas besar yang tersebar di seluruh dunia, dan Universitas Udayana hanyalah bagian kecil dari itu. Berdasarkan survei pada 2014 yang dilaporkan oleh QS University Rankings, sembilan universitas di Indonesia berhasil masuk dalam daftar top 300 Asia University, di mana empat universitas yang masuk dalam jajaran top 100. Sayangnya, Indonesia masih kurang dalam hal produktivitas penelitian dan proporsi mahasiswa internasional.[1] Sembilan universitas yang termasuk Universitas Indonesia yang sedang duduk di peringkat 74, turun enam dari tahun lalu, Institut Teknologi Bandung yang mencapai 125 setelah sebelumnya telah peringkat di posisi 129 dan University Press naik pesat dari posisi 145 pada sebelumnya tahun ke 127 tahun ini. Universitas Gajah Mada tahun ini berada di posisi 145 setelah sebelumnya duduk di posisi 133. Selain empat universitas, Institut Pertanian Bogor, Universitas Diponegoro, Universitas Padjadjaran adalah sekitar 201-250 besar sementara Universitas Udayana dan Universitas Brawijaya (UB) masuk dalam urutan 251-300 besar. Dan secara global, menurut 4 International Colleges & Universities (selanjutnya 4icu.org) yang merupakan mesin pencari pendidikan tinggi internasional dan direktori meninjau Universitas terakreditasi dan Kolese dunia yang mencakup 11.307 Sekolah Tinggi dan Universitas, berdasarkan peringkat kepopuleran web, di 200 negara, Universitas Udayana berada di peringkat 2.135.[2] Dengan melihat posisi Universitas Udayana, itu jelas menunjukkan bahwa UNUD perlu meningkatkan kualitas karena masih jauh dari berada di daftar teratas. Posisi UNUD pasti terpengaruh oleh kurang dalam hal produktivitas penelitian dan proporsi mahasiswa internasional. Sejak UNUD memiliki mimpi untuk menjadi universitas kelas dunia, bukan hanya tugas dari dewan Udayana Rektor, ajaran tim, atau mahasiswa, tetapi juga kewajiban pemerintah untuk mengaktualisasikan mimpi besar ini. Namun, tidak mungkin bahwa sebuah universitas kelas dunia dapat dengan cepat dibuat tanpa lingkungan kebijakan yang menguntungkan dan inisiatif masyarakat langsung dan dukungan, jika hanya karena biaya tinggi yang terlibat dalam mendirikan fasilitas penelitian canggih dan kapasitas.[3] Dengan demikian, penting bahwa semua orang di Udayana berperan dengan benar dan melakukannya dengan sungguh-sungguh. Dan seperti disebutkan dalam Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia (DUHAM) yang telah diratifikasi oleh Indonesia, maka sudah seharusnya Pemerintah memenuhi hak atas pendidikan, seperti yang dinyatakan dalam Pasal 26 dari UDHR. Tidak peduli apa pun yang terjadi, setelah Pemerintah memutuskan untuk melakukan sesuatu, mereka seharusnya menjalankan dengan sungguh-sungguh. Dan bahkan jika itu membutuhkan waktu, tidak peduli biaya yang dihabiskan untuk berbagai sumber daya, mereka harus bersabar. Dan salah satu hal yang paling penting untuk dilakukan adalah menghindari korupsi, sehingga ketika pemerintah memutuskan untuk menghabiskan uang untuk pendidikan, dana yang dialokasi memang akan digunakan di bidang pendidikan. [1]“9 Universitas di Indonesia DUduki Peringkat 300 Besar Asia” URL: http://news.metrotvnews.com/read/2014/05/12/240778/9-universitas-di-indonesia-duduki-peringkat-300-besar-asia [2] Udayana University Ranking in The World, URL: http://www.4icu.org/reviews/2221.htm [3] Jamil Salmi, The Challenge of Establishing World-Class Universities, p. 7-9. URL: http://siteresources.worldbank.org/EDUCATION/Resources/278200-1099079877269/547664-1099079956815/547670-1237305262556/WCU.pdf

0 comments:

Post a Comment